Tentang Kami
Apa itu Indodana?

Indodana adalah platform Fintech Lending dari PT Artha Dana Teknologi yang didirikan sejak November 2017 dan mendapatkan izin OJK sejak Mei 2020. PT Artha Dana Teknologi memberikan layanan pinjaman, cicilan tanpa kartu kredit, kredit HP dan layanan PayLater.


Berawal dari banyaknya permintaan masyarakat yang tidak berhasil mendapatkan pelayanan produk keuangan oleh bank di Indonesia, PT Artha Dana Teknologi menghadirkan Indodana sebagai solusi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai produk keuangan.


Perjalanan Indodana

Indodana memulai perjalanannya pada September 2017. Pada Maret 2018, Indodana juga telah terdaftar di OJK dengan dasar hukum pelaksanaan usaha Surat OJK S- 235/NB.213/2018.

TKB 90

94.07%

Total Nasabah

250,865

Total Akumulasi Pinjaman sepanjang Tahun

Rp 455.66M

Total Nasabah Aktif

165,438

Total Outstanding Pinjaman

Rp 376.92M

Total Akumulasi Pinjaman

Rp 1.08T
Profil Direksi Indodana
Ronny Wijaya
Direktur

Setelah berhasil meraih gelar Sarjana ilmu Komputer dari Purdue University, Amerika Serikat pada tahun 2010, Ronny memulai karirnya dengan bekerja selama lebih dari 5 tahun dalam bidang IT di Amerika Serikat.


Pria berkewarganegaraan Indonesia ini kemudian melanjutkan karirnya di BOKU, sebuah startup Payment Gateway di Silicon Valley selama 4 tahun. Setelah itu, pria yang lahir di Surabaya, 23 November 1988 ini bekerja selama 1 tahun di SoFi (Social Finance), salah satu startup P2P Lending terbesar yang pernah meraih pendanaan hingga total 30 triliun rupiah. Pada tahun 2015, Ronny kembali ke Indonesia dan menjalankan Zidisha Indonesia, salah satu lembaga Microfinance non-profit untuk mendukung inklusi finansial di kalangan wiraswasta kecil di seluruh pelosok Indonesia, selama 2 tahun.


Hingga kini menjadi Direktur di PT Artha Dana Teknologi. Sebagai Direktur, Ronny bertanggung jawab penuh atas kepengurusan perusahaan serta mewakili perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan. Selain itu, Direktur juga berkewajiban melaksanakan ketentuan yang tercantum di anggaran dasar, mengimplementasikan visi, misi, strategi, sasaran usaha serta rencana jangka pendek dan jangka Panjang perusahaan, serta menjalankan program manajemen risiko dan pengendalian internal.

Profil Dewan Komisaris Indodana
Carlo Gandasubrata
Komisaris

Menyelesaikan pendidikannya sebagai lulusan Sarjana Teknik Industri di University of Washington, Amerika Serikat tahun 2010, Carlo memulai karirnya dengan bekerja sebagai Industrial Engineer selama 1 tahun di Boeing Amerika Serikat.


Pria berkewarganegaraan Indonesia ini kemudian melanjutkan karir selama 2 tahun sebagai Process Analyst di Google Amerika Serikat dan 2 tahun sebagai Industry Analyst di Google Indonesia. Hingga sekarang, pria kelahiran California, 26 September 1988 ini bekerja sebagai Head of Partnership di PT Dwi Cermat Indonesia, sebuah perusahaan web portal produk keuangan yang bertujuan untuk meningkatkan inklusi finansial di Indonesia.


Sebagai Komisaris, Carlo bertugas melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya harus mampu mengawasi dipenuhinya kepentingan semua stakeholders berdasarkan asas kesetaraan.

Linda Wirawan
Komisaris

Berkecimpung di bidang perbankan selama lebih dari 20 tahun, Linda Suriani Wirawan telah 11 tahun lebih menjadi Head of Marketing di Bank BCA dan 2 tahun menjadi Head of Branding di Bank OCBC NISP.


Selanjutnya, Linda melanjutkan karirnya di Bank Panin sebagai National Head of Priority Banking and Marketing selama 7 bulan, 2 tahun sebagai Head of Marketing di BII Maybank, 3 tahun sebagai Executive VP dan Head of Customer Segment di Bank Mega, dan 8 bulan sebagai Group Head of Product and Service di Bank MNC.


Hingga kini, wanita berkewarganegaraan Indonesia yang lahir di Medan pada tanggal 7 November 1966 ini juga menjadi Founder @Hook, Facilitator & Coach di BNI University serta Member of Gerson Lehrman Group, Singapore.


Sebagai Komisaris, Linda bertugas melakukan pengawasan dan memberikan nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya harus mampu mengawasi dipenuhinya kepentingan semua stakeholders berdasarkan asas kesetaraan.

Profil Pemegang Saham Indodana

Seluruh pemegang saham di Indodana baik yang berbentuk perorangan maupun perseroan merupakan Warga Negara Indonesia dan didirikan di Indonesia.

PT Artha Mandiri Investama (AMI)

PT Artha Mandiri Investama merupakan perusahaan investasi lokal yang didirikan oleh anak bangsa pada tanggal 4 September 2017. Perusahaan yang bergerak di bidang jasa ini fokus untuk membangun inovasi di dunia teknologi finansial di bidang credit scoring, big data, lending, asuransi dan reksadana.

Ronny Wijaya
Direktur

Termasuk dalam jajaran direksi di Indodana, Ronny juga turut memegang saham sebesar 0,1% di Indodana.

Kalender Kegiatan dan Event Sosialisasi
No.Nama Kegiatan & TanggalTempatEstimasi Peserta
1.OJK Fintech Days Manado (08/08/2018 - 08/09/2018)Four Points Hotel, Manado700 Orang
2.OJK Fintech Days Batam (09/14/2019 - 09/15/2019)Nagoya Hill Shopping Mall, Batam Kepulauan Riau500 Orang
3.Seminar Sosialisasi Fintech Lending dan Dampaknya Terhadap Inklusi Keuangan (10/04/2018)Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Tangerang120 Orang
4.Seminar Technumberlogy Euphoria Tingkat Nasional 2018 (10/13/2018)Graha Atyasa, Palembang200 Orang
5.Pekan Akuntansi Raya " Be Part of The golden Generation in Millenial Era" (10/15/2018 - 10/16/2018)Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung250 Orang
6.OJK Fintech Day Bali (10/25/2018 - 10/27/2018)Bali (Discovery Shopping Mall, Pasar Seni Kumbasari, Pasar Satria, Pasar Badung, Trans Resort Hotel Bali)500 Orang
7.Seminar Sosialisasi Fintech "Fintech P2P Lending Sebagai Penggerak Ekonumbermi Digital Indonesia" (11/02/2018)Universitas Negeri Padang, Padang110 Orang
8.Seminar Sosialiasi Fintech "Fintech Sebagai Pelopor Inumbervasi Teknumberlogi dalam Dunia Keuangan" (11/16/2018)Sekolah Tinggi Ilmu Ekonumbermi Mikrosil, Medan140 Orang
9.Kuliah Tamu Sosialisasi Fintech "Fintech Sebagai Pelopor Teknumberlogi Dalam Dunia Keuangan" (11/28/2018)Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya110 Orang
10.Seminar Sosialisasi Fintech "Fintech P2P Lending Sebagai Penggerak Ekonumbermi Digital Indonesia" (11/30/2018)Universitas Katolik Widya Karya, Malang150 Orang
11.Kuliah Tamu "The Role of AI in Finance" (02/18/2019)Universitas Binus, Kampus Anggrek, Jakarta200 Orang
12.Seminar Sosialisasi Fintech " Pengenalan Fintech P2P Lending" (02/23/2019)Hotel Dafam, Semarang100 Orang
13.OJK Fintech Days Palembang (05/02/2019 - 05/04/2019)Hotel Novotel, Palembang500 Orang
14.OJK Fintech Days Manado (08/01/2019 - 08/03/2019)Four Points Hotel, Manado500 Orang
Simulasi Pinjaman

Biaya dikenakan oleh Indodana sesuai dengan kode etik Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia, jumlah total biaya yang dibebankan kepada Penerima Pinjaman tidak melebihi suku bunga flat 0,8% per hari dihitung dari jumlah uang yang diterima oleh Penerima Pinjaman.

  1. Nilai Pinjaman Terendah:
    1. Nilai uang yang diterima Penerima Pinjaman: Rp 500.000
    2. Nilai uang yang harus dikembalikan: Rp 618.500
    3. Total Cost: Rp 118.500
    4. Persentase: 0,77%
  2. Nilai Pinjaman Tertinggi:
    1. Nilai uang yang diterima Penerima Pinjaman: Rp 8.000.000
    2. Nilai uang yang harus dikembalikan: Rp 11.424.000
    3. Total Cost: Rp 3.424.000
    4. Persentase: 0,24%