Meski pertama kali diperkenalkan pada 2021, iPad (9th Generation) masih menjadi salah satu tablet Apple yang banyak diminati. Perangkat ini menawarkan performa yang andal berkat chip A13 Bionic, layar Retina 10,2 inci, dukungan Apple Pencil (Generasi ke-1), serta ekosistem iPadOS yang kaya aplikasi untuk belajar, bekerja, maupun hiburan.
Lalu, bagaimana spesifikasi lengkap iPad (9th Generation) dan apakah tablet ini masih layak dibeli? Simak ulasan berikut.
| Spesifikasi | iPad (9th Generation) |
| Layar | 10,2 inci Retina IPS LCD (2160 × 1620 piksel) |
| Chipset | Apple A13 Bionic |
| GPU | Apple GPU 4-core |
| RAM | 3GB |
| Memori Internal | 64GB/256GB |
| Kamera Belakang | 8MP Wide |
| Kamera Depan | 12MP Ultra Wide dengan Center Stage |
| Sistem Operasi | iPadOS 15 |
| Baterai | 8557mAh |
| Pengisian Daya | Adaptor USB-C 20W (konektor Lightning) |
| Audio | Speaker Stereo |
| Keamanan | Touch ID |
| Konektivitas | Wi-Fi 5, Bluetooth 4.2, opsi Wi-Fi + Cellular |
| Bobot | 487 gram (Wi-Fi) |
| Ketebalan | 7,5 mm |
Sumber: Apple Support.
iPad (9th Generation) masih mempertahankan desain klasik khas Apple dengan bezel yang cukup tebal dan tombol Home yang terintegrasi dengan Touch ID.
Tablet ini memiliki bodi aluminium yang kokoh dengan bobot sekitar 487gram dan ketebalan 7,5 mm, sehingga tetap nyaman digunakan untuk membaca, menonton video, maupun bekerja dalam waktu lama. Perangkat tersedia dalam pilihan warna Silver dan Space Gray.
iPad generasi ke-9 menggunakan layar Retina 10,2 inci beresolusi 2160 × 1620 piksel dengan kerapatan 264 ppi.
Apple juga menyematkan teknologi True Tone yang mampu menyesuaikan temperatur warna layar dengan kondisi cahaya sekitar sehingga mata terasa lebih nyaman saat digunakan dalam waktu lama. Tingkat kecerahannya mencapai 500 nits, cukup baik untuk penggunaan di dalam ruangan maupun luar ruangan.
Keunggulan layar iPad (9th Generation) antara lain:
Salah satu keunggulan utama iPad (9th Generation) adalah penggunaan Apple A13 Bionic, chip yang juga digunakan pada seri iPhone 11.
Meski bukan chipset terbaru, performanya masih sangat mumpuni untuk berbagai aktivitas seperti:
Dukungan Neural Engine juga membantu meningkatkan performa aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Apple meningkatkan kamera depan menjadi 12MP Ultra Wide yang dilengkapi fitur Center Stage.
Fitur ini secara otomatis menjaga posisi pengguna tetap berada di tengah frame saat melakukan panggilan video melalui FaceTime, Zoom, atau aplikasi konferensi lainnya.
Sementara itu, kamera belakang 8MP Wide mampu merekam video hingga 1080p Full HD, cukup untuk kebutuhan dokumentasi maupun pemindaian dokumen.
Apple membekali iPad (9th Generation) dengan baterai 32,4Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 jam untuk menjelajahi web melalui Wi-Fi atau menonton video.
Tablet ini menggunakan konektor Lightning dan mendukung pengisian daya menggunakan adaptor USB-C 20W yang disertakan dalam paket penjualan.
Bagi pengguna yang ingin meningkatkan produktivitas, iPad (9th Generation) kompatibel dengan:
Kombinasi tersebut membuat tablet ini cocok digunakan untuk mencatat, menggambar, hingga mengetik dokumen.
Beberapa keunggulan iPad (9th Generation) antara lain:
Selain memiliki banyak keunggulan, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.
Saat pertama kali diluncurkan, iPad (9th Generation) tersedia dalam pilihan kapasitas 64GB dan 256GB dengan varian Wi-Fi maupun Wi-Fi + Cellular. Saat ini, produk baru sudah tidak dipasarkan langsung oleh Apple karena telah digantikan oleh generasi yang lebih baru. Namun, perangkat ini masih banyak tersedia di toko resmi tertentu, marketplace, maupun pasar perangkat bekas dengan harga yang lebih terjangkau.
Jika mencari tablet Apple dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap menawarkan performa yang andal, iPad (9th Generation) masih menjadi pilihan yang menarik. Chip A13 Bionic masih mampu menjalankan berbagai aplikasi dengan lancar, sementara layar Retina, dukungan Apple Pencil, dan baterai yang tahan lama membuatnya cocok untuk pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pengguna yang membutuhkan tablet untuk hiburan sehari-hari.