Amazfit T-Rex Ultra 2
4 / 5
Rp 9.199.000
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Garansi Resmi
Gratis Ongkir

Varian Produk
placeholder
Suunto Race
Rp 7.599.000
Cicilan mulai dari
Rp 871.000/bln
Deskripsi Produk
Ukuran Layar480 x 480 piksel, 1.5 inci
ProcessorProprietary Dual-Core Processor
Baterai870 mAh
Dimensi51 x 51 x 14,3 mm
Cicilan mulai dari
Rp 1.054.000

Review Amazfit T-Rex Ultra 2

Review Amazfit T-Rex Ultra

Amazfit T-Rex Ultra 2 hadir sebagai smartwatch outdoor kelas premium yang memang ditujukan untuk pengguna dengan aktivitas padat, mulai dari hiking, trail running, bersepeda, olahraga musim dingin, hingga diving. Sebagai generasi terbaru di lini T-Rex Ultra, jam tangan ini membawa peningkatan yang cukup besar dibanding pendahulunya, terutama pada material bodi, layar, baterai, navigasi, sensor kesehatan, serta dukungan olahraga dan penyelaman.

Dari sisi desain, T-Rex Ultra 2 tetap mempertahankan karakter rugged yang menjadi ciri khas seri T-Rex, tetapi kini menggunakan bezel, tombol, dan back panel berbahan titanium Grade 5. Sementara bagian casing menggunakan fiber-reinforced polymer. Kombinasi tersebut membuat bodinya terasa kokoh tanpa harus dibuat terlalu berat. Jam ini juga sudah mengantongi standar MIL-STD-810H dan ketahanan air 10 ATM.

Bukan cuma untuk kegiatan outdoor, T-Rex Ultra 2 juga cukup menarik digunakan sebagai pilihan smartwatch harian. Layarnya lebih besar dan terang, tersedia penyimpanan internal, Bluetooth calling, speaker dan mikrofon, hingga fitur kesehatan seperti pemantauan detak jantung, kadar oksigen darah, stres, tidur, dan BioCharge. Jadi, jam ini bukan sekadar perangkat untuk menemani pendakian, tetapi juga bisa menjadi smartwatch untuk aktivitas sehari-hari.

Warna Amazfit T-Rex Ultra

Amazfit T-Rex Ultra 2 Black Magma

Tabel Spesifikasi Amazfit T-Rex Ultra

TipeSmartwatch Outdoor
BentukRound (Bulat)
OSZepp OS 5
SIMTidak ada
CPUProprietary Dual-Core Processor
Storage64GB
RAMTidak disebutkan
Baterai870 mAh (rated value)
Ukuran Layar1.5" HD AMOLED
Resolusi Layar480 x 480 piksel, PPI: 322
Tipe JaringanBluetooth 5.0 BLE, Wi-Fi 2,4 GHz
KameraTidak ada 
Fitur dan LayananBioTracker 6.0 PPG, BioCharge, dual-band positioning, 6 sistem satelit, offline maps, turn-by-turn navigation, 187 mode olahraga, Zepp Coach, Bluetooth Calling, speaker, mikrofon, senter, barometric altimeter, kompas, diving hingga 45 meter
Dimensi dan Ukuran51 x 51 x 14,3 mm
Panjang Strap48mm: 145-210mm 44mm: 140-205mm
Berat89,2 gram

Desain Amazfit T-Rex Ultra

Melihat desain T-Rex Ultra 2, kesan pertama yang muncul adalah “besar dan serius”. Ukurannya mencapai 51 x 51 x 14,3 mm dengan bobot 89,2 gram tanpa strap. Amazfit memang mempertahankan karakter T-Rex sebagai jam outdoor yang siap diajak beraktivitas di medan yang lebih berat.

Materialnya juga mendapat peningkatan yang cukup menarik. Bagian case menggunakan fiber-reinforced polymer, sedangkan bezel, tombol, dan back panel dibuat dari Grade 5 Titanium. Terdapat empat tombol fisik yang membuat pengoperasian lebih praktis ketika tangan sedang basah, berkeringat, atau saat pengguna tidak ingin terus menyentuh layar.

T-Rex Ultra 2 memiliki ketahanan air 10 ATM dan sudah melewati pengujian MIL-STD-810H-2019. Untuk aktivitas menyelam, jam ini juga memiliki sertifikasi EN13319:2000, ISO 6425:2018, dan GB/T 18828-2022, dengan dukungan hingga kedalaman 45 meter untuk freediving dan recreational scuba diving.

Dengan kata lain, pengguna tidak perlu terlalu khawatir ketika jam ini terkena hujan, cipratan air, atau diajak berenang. Meski begitu, rating 10 ATM tetap bukan berarti jam bebas digunakan untuk segala kondisi air. Amazfit sendiri menyarankan melepas perangkat saat mandi air panas atau masuk sauna karena uap panas dapat memengaruhi seal tahan air.

Layar Amazfit T-Rex Ultra

Bagian layar menjadi salah satu peningkatan yang paling mudah terasa. T-Rex Ultra 2 menggunakan panel AMOLED berukuran 1,5 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel dan kerapatan 322 PPI. Layarnya menggunakan sapphire glass, sehingga lebih siap menghadapi risiko goresan ketika digunakan di lingkungan outdoor.

Kecerahan puncaknya juga mencapai 3.000 nits. Ini penting untuk smartwatch outdoor karena membaca informasi di bawah matahari langsung sering kali menjadi masalah tersendiri. Dengan tingkat kecerahan setinggi itu, tampilan navigasi maupun data olahraga tetap lebih mudah dilihat ketika berada di luar ruangan.

Untuk urusan navigasi, layar T-Rex Ultra 2 tidak hanya menampilkan garis rute sederhana. Jam ini mendukung full-color preloaded base maps, offline maps, pencarian titik lokasi, route planning, turn-by-turn directions, auto-rerouting, waypoint reminder, hingga route import. Ada pula fitur pemetaan untuk aktivitas ski dan area alpine.

Baterai Amazfit T-Rex Ultra

Salah satu alasan utama smartwatch outdoor berukuran besar seperti T-Rex Ultra 2 adalah baterainya. Amazfit membekali perangkat ini dengan baterai berkapasitas 870 mAh dan mengklaim daya tahan hingga 30 hari dalam penggunaan tipikal. Untuk penggunaan berat, angkanya masih bisa mencapai 15 hari, sedangkan Always-On Display dapat digunakan hingga 10 hari berdasarkan skenario pengujian Amazfit.

Kalau GPS terus aktif, daya tahannya tentu turun, tetapi tetap tergolong panjang. Mode Accurate GPS bisa mencapai 50 jam, Power-Saving GPS hingga 90 jam, sedangkan GPS Max Battery Life mencapai 177 jam dalam kondisi pengujian tertentu. Untuk trail running, daya tahannya mencapai hingga 44 jam pada mode normal dan 30 jam pada mode berat.

T-Rex Ultra 2 juga memiliki Low Temperature Mode untuk kondisi antara -10°C hingga -30°C. Dalam pengujian Amazfit, mode ini mampu bertahan hingga 40 jam dengan GPS aktif atau sampai 32 hari ketika GPS dimatikan. Namun, angka tersebut merupakan hasil pengujian dengan skenario tertentu dan penggunaan nyata bisa berbeda.

Fitur Amazfit T-Rex Ultra

Untuk pemantauan kesehatan, T-Rex Ultra 2 menggunakan BioTracker 6.0 PPG yang terdiri dari sensor 5PD + 2LED. Perangkat ini dapat memantau detak jantung, kadar oksigen darah, stres, serta tidur. Ada pula fitur One-Tap Measuring yang memungkinkan empat metrik—detak jantung, stres, kadar oksigen darah, dan laju pernapasan—diukur secara bersamaan dalam sekitar 45 detik.

Untuk olahraga, jumlahnya mencapai 187 mode. Pilihannya cukup ekstrem untuk ukuran smartwatch: hiking, trail running, mountain biking, HYROX, latihan kekuatan, olahraga air, freediving, recreational diving, skiing, snowboarding, sampai skydiving dan paragliding. Zepp Coach juga tersedia untuk membantu membuat program latihan berdasarkan performa dan pemulihan pengguna.

Navigasi menjadi salah satu nilai jual utamanya. T-Rex Ultra 2 mendukung dual-band positioning dan enam sistem satelit, dilengkapi circularly-polarized GPS antenna. Fitur navigasinya mencakup offline maps, route planning, real-time navigation, auto-rerouting, penyimpanan titik lokasi, direct return navigation, serta peringatan ketika keluar jalur. Ada pula kompas, altimeter, informasi pasang-surut, fase bulan, waktu matahari terbit dan terbenam, serta peringatan badai.

Menariknya, fitur harian juga tidak dilupakan. T-Rex Ultra 2 mendukung Bluetooth Calling, notifikasi panggilan dan SMS, kontrol musik dari smartphone, kontrol kamera untuk iPhone, voice memo, weather, hingga Find My Phone. Ada juga speaker dan mikrofon bawaan sehingga pengguna bisa menerima panggilan tanpa harus mengeluarkan smartphone.

Harga Amazfit T-Rex Ultra

Di situs resmi Amazfit Indonesia, T-Rex Ultra 2 dibanderol Rp9.199.000. Dengan harga tersebut, perangkat ini memang berada di kelas smartwatch outdoor premium.

Namun, harga tersebut sesuai dengan spesifikasi yang memang cukup serius, mulai dari titanium Grade 5, sapphire glass, layar 3.000 nits, baterai 870 mAh, penyimpanan 64 GB, navigasi peta berwarna, 187 mode olahraga, serta dukungan diving hingga 45 meter. Jadi, targetnya memang bukan pengguna yang hanya membutuhkan smartwatch untuk melihat notifikasi.

Teman Petualangan yang Nggak Gampang Menyerah

Amazfit T-Rex Ultra 2 terasa seperti smartwatch yang dibuat dengan prinsip, kalau bisa dibuat lebih matang untuk kondisi sulit, kenapa tidak sekalian? Ukurannya memang besar, tetapi ada alasan di balik itu. Baterainya besar, layarnya terang, bodinya dibuat tangguh, dan fitur navigasinya juga bukan sekadar tambahan pemanis.

Yang paling menarik justru ketika semua fitur tersebut dipakai bersama. Saat hiking, pengguna bisa mengandalkan peta dan navigasi langsung dari pergelangan tangan. Ketika masuk area dengan cuaca yang berubah-ubah, ada berbagai fitur lingkungan yang bisa membantu. Saat malam mulai gelap, flashlight bawaan bisa menjadi penyelamat kecil. Dan setelah semua aktivitas selesai, jam yang sama masih bisa dipakai menerima telepon, mengecek notifikasi, memantau tidur, atau sekadar menemani aktivitas sehari-hari.

BACA SELENGKAPNYASEMBUNYIKAN DETAIL
Produk TerkaitLIHAT SEMUA