Smartband sekarang bukan lagi sekadar perangkat yang dipakai buat menghitung langkah. Bangun tidur, cek kualitas tidur. Siang hari, lihat notifikasi. Sore hari, dipakai olahraga. Malamnya, dipakai lagi buat memantau tidur. Dari luar, bentuknya memang masih terlihat seperti smartband pada umumnya. Layar memanjang, bodi tipis, dan strap yang simpel. Tapi begitu melihat fitur yang dibawanya, Huawei Band 10 ternyata bisa membantu kamu memantau kesehatan dan aktivitas harian tanpa harus membawa smartwatch yang ukurannya lebih besar.
Menariknya lagi, smartwatch Huawei kali ini dibuat tidak terlalu sporty. Desainnya justru cukup clean untuk dipakai ke kantor, nongkrong, jalan-jalan, atau sekadar rebahan di rumah. Apalagi bobotnya ringan dan bodinya tipis, jadi tidak terlalu terasa mengganggu meskipun dipakai dari pagi sampai malam.
Huawei Band 10 Matte Black
Huawei Band 10 White
Huawei Band 10 Green
Huawei Band 10 Blue
Huawei Band 10 Purple
Huawei Band 10 Pink
Huawei Band 10 Black
| Tipe | Smartwatch |
| Bentuk | Rectangular |
| OS | Proprietary OS |
| SIM | Tidak ada |
| CPU | Proprietary Huawei Processor |
| Storage | Tidak disebutkan |
| RAM | Tidak disebutkan |
| Baterai | 180 mAh |
| Ukuran Layar | 1,47 inci AMOLED |
| Resolusi Layar | 194 × 368 piksel (282 PPI) |
| Tipe Jaringan | Bluetooth 5.3, Wi-Fi 2.4GHz & 5GHz, NFC, GPS Dual-Frequency (L1+L5), LTE (opsional) |
| Kamera | Tidak ada |
| Fitur dan Layanan | HUAWEI TruSleep™, Emotional Wellbeing Assistant, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, Pemantauan SpO₂ 24 Jam, TruSeen™ Heart Rate, Stress Monitoring, 100+ Mode Olahraga, Fast Charging, Always-On Display (AOD), Remote Camera Shutter, Music Control, Quick Reply |
| Dimensi dan Ukuran | 43,45 x 24,86 x 8,99 mm |
| Panjang Strap | 120 mm - 190 mm (Putih, Ungu, Merah Muda) / 130 mm - 210 mm (Hitam Matte, Hijau, Biru, Hitam) |
| Berat | Hitam Matte, Putih, Hijau, Biru, Ungu (casing paduan aluminium): Sekitar 15 g (tanpa tali) Hitam, Merah Muda (casing bahan polimer yang tahan lama): Sekitar 14 g (tanpa tali) |
Huawei Band 10 tampil dengan desain persegi panjang bersudut membulat yang terlihat simpel, modern, dan gampang dipadukan dengan berbagai gaya. Pada varian tertentu, casing paduan aluminium yang diproses menggunakan teknik CNC membuat tampilannya terasa lebih premium. Buat kamu yang kurang suka smartband dengan desain terlalu sporty, bentuk Huawei Band 10 masih cukup aman dipakai saat bekerja, nongkrong, maupun olahraga.
Bobotnya juga sangat ringan. Varian dengan casing aluminium memiliki bobot sekitar 15 gram tanpa strap, sedangkan varian polimer sekitar 14 gram. Ketebalannya hanya 8,99 mm pada bagian tertipis, sehingga perangkat terasa ringkas ketika dipakai sepanjang hari. Huawei Band 10 juga memiliki ketahanan air 5 ATM. Jadi bisa digunakan untuk aktivitas air dangkal seperti berenang di kolam renang.
Bagian layar menjadi salah satu nilai jual yang menarik. Huawei Band 10 menggunakan panel AMOLED berukuran 1,47 inci dengan resolusi 194 × 368 piksel dan kerapatan 282 PPI. Ukuran tersebut cukup lega untuk melihat informasi seperti detak jantung, notifikasi, data olahraga, dan berbagai menu tanpa terasa terlalu sempit.
Layarnya juga sudah mendukung sentuhan dan gestur swipe. Selain itu, tersedia tombol fisik di bagian samping yang membuat navigasi terasa lebih praktis. Huawei juga menyediakan Always-On Display atau AOD. Fitur ini memang membuat informasi di layar lebih mudah dilihat sekilas, tetapi akan membuat daya tahan baterai menjadi lebih pendek.
Huawei mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga 14 hari dalam kondisi penggunaan maksimal tertentu. Dalam penggunaan biasa, daya tahan baterainya mencapai hingga 8 hari. Angka tersebut sudah memperhitungkan penggunaan berbagai fitur pemantauan kesehatan dan aktivitas harian.
Kalau AOD terus dinyalakan, daya tahannya turun menjadi hingga 3 hari. Untuk pengisian, Huawei Band 10 menggunakan konektor magnetik. Huawei juga menyebut pengisian sekitar 45 menit dapat mengisi daya perangkat hingga penuh. Bahkan, pengisian selama lima menit diklaim bisa memberikan penggunaan hingga dua hari dalam kondisi tertentu.
Huawei Band 10 cukup serius di bagian kesehatan. Salah satu fitur utamanya adalah HUAWEI TruSleep™ yang dirancang untuk membantu menganalisis kualitas tidur. Perangkat ini juga menyediakan data terkait HRV saat tidur melalui aplikasi Huawei Health, sehingga kamu bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap mengenai pola istirahat.
Ada pula Emotional Wellbeing Assistant untuk membantu memantau kondisi emosional dan stres. Untuk kebugaran, Huawei Band 10 menyediakan pemantauan detak jantung, SpO₂, serta lebih dari 100 mode olahraga. Sensor IMU sembilan sumbu yang terdiri dari akselerometer, giroskop, dan magnetometer turut digunakan untuk membantu mengenali gerakan. Huawei juga menonjolkan pemantauan kebugaran berbasis AI dan pelacakan aktivitas berenang.
Di luar fitur kesehatan, smartband ini juga cukup lengkap untuk kebutuhan harian. Kamu bisa menerima notifikasi panggilan dan pesan, mengontrol audio, menggunakan remote shutter kamera, mencari ponsel yang tersambung, melihat cuaca, memasang alarm, menggunakan stopwatch, hingga mendapatkan pengingat agenda. Huawei Band 10 juga kompatibel dengan Android 9.0 atau lebih baru dan iOS 13.0 atau lebih baru, dengan aplikasi Huawei Health sebagai pendampingnya.
Huawei Band 10 menjadi salah satu rekomendasi smartwatch di range Rp500 ribuan yang menarik. Dipasarkan di Indonesia, Huawei Band 10 dibanderol dengan harga resmi Rp499.000 untuk varian berbahan polimer ( standard edition ) dan Rp599.000 untuk varian berbahan aluminum alloy ( special edition ). Dengan harga di kisaran Rp500 ribuan tersebut, Huawei Band 10 menawarkan value for money yang sangat tinggi.
Pengguna sudah bisa mendapatkan smartband dengan layar AMOLED berkualitas tinggi, pemantauan kesehatan emosional dan fisik yang lengkap, material casing paduan aluminium yang terkesan premium, serta efisiensi baterai hingga dua minggu tanpa harus mengeluarkan anggaran berlebih.
Ada alasan kenapa smartband seperti Huawei Band 10 masih menarik meski smartwatch sekarang makin canggih. Ukurannya kecil, bobotnya ringan, dan kamu tidak perlu pusing karena banyaknya menu. Huawei juga cukup pintar menempatkan fitur kesehatan di Band 10. Data tidur, detak jantung, SpO₂, HRV, stres, sampai aktivitas olahraga dikumpulkan untuk memperlihatkan kebiasaan harian kamu. Memang, semua data tersebut bukan pengganti pemeriksaan dokter. Tapi sebagai pengingat, misalnya ketika pola tidur mulai berantakan atau kamu terlalu lama tidak bergerak.
Hal lain yang bikin Band 10 gampang disukai adalah desainnya. Smartband ini tidak kelihatan terlalu sporty, sehingga masih nyaman dipakai saat kerja, jalan-jalan, atau sekadar santai. Varian aluminium juga memberikan sentuhan yang lebih premium, sedangkan bobotnya yang hanya sekitar 14 sampai 15 gram membuatnya tetap nyaman ketika dipakai tidur. Jadi, kalau kamu ingin jam tangan yang bisa dipakai dari bangun tidur sampai kembali tidur tanpa terasa merepotkan.