Huawei Watch D2
4 / 5
Rp 4.999.000
*harga dapat berubah sewaktu-waktu
Garansi Resmi
Gratis Ongkir

Varian Produk
placeholder
Samsung Galaxy Watch Ultra2
Rp 10.499.000
Cicilan mulai dari
Rp 1.203.000/bln
Deskripsi Produk
Ukuran Layar480 x 408 piksel, 1,82 inci
ProcessorHarmonyOS
BateraiTahan hingga 6 hari
Dimensi48 x 38 x 13,3 mm
Cicilan mulai dari
Rp 573.000

Review Huawei Watch D2

Review Huawei Watch D2

Huawei Watch D2 hadir sebagai smartwatch kesehatan premium yang punya fokus cukup spesifik: membantu kamu memantau kondisi tubuh sehari-hari, terutama tekanan darah. Dibanding generasi sebelumnya, Huawei memberikan banyak penyegaran, mulai dari desain yang lebih tipis dan modern, layar AMOLED 1,82 inci, hingga teknologi Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM) untuk pemantauan tekanan darah secara berkala selama 24 jam.

Menariknya, Huawei Watch D2 tidak hanya mengandalkan fitur kesehatan. Jam tangan ini juga tetap memiliki fungsi smartwatch yang praktis untuk aktivitas sehari-hari. Ada panggilan Bluetooth, pemantauan tidur, pengukuran SpO₂, pemantauan stres, fitur olahraga, GPS, sampai dukungan untuk smartphone Android dan iOS. 

Jadi, meski fokus utamanya kesehatan, tampilannya tetap cukup fleksibel untuk menemani kamu bekerja, berolahraga, atau sekadar bersantai.

Warna Huawei Watch D2

Huawei Watch D2 Black

Huawei Watch D2 Gold

Tabel Spesifikasi Huawei Watch D2

TipeSmartwatch
BentukRectangular / Persegi Panjang
OSHarmonyOS
SIMTidak ada
CPUProsesor Huawei
Storage4 GB
RAMTidak disebutkan
BateraiHingga 6 hari (typical usage) / hingga 1 hari dengan ABPM aktif
Ukuran Layar1,82 inci AMOLED
Resolusi Layar480 x 408 piksel (347 PPI)
Tipe JaringanBluetooth 5.2, NFC, GPS/GNSS internal
KameraTidak ada 
Fitur dan LayananAmbulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM), aplikasi ECG/EKG, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, Health Glance, SpO₂, Sleep Tracking, Stress Monitoring, Bluetooth Calling, 80+ mode olahraga
Dimensi dan Ukuran48 x 38 x 13,3 mm
Panjang StrapM: 130–160 mm / L: 161–210 mm (Lebar: 26,5 mm) 
BeratSekitar 40 gram (tanpa strap)

Desain Huawei Watch D2

Huawei Watch D2 membawa desain yang terasa jauh lebih modern dibanding generasi sebelumnya. Bentuknya masih persegi panjang, tetapi tampil lebih rapi dan cocok dipakai sebagai jam harian. Case-nya menggunakan material aluminum alloy, sementara di bagian samping terdapat rotating crown untuk navigasi dan tombol fungsi yang juga berkaitan dengan fitur ECG.

Bagian yang paling menarik justru ada di strap. Huawei menggabungkan mekanisme airbag dengan tali jam dalam desain 2-in-1. Kantong udara mekanis berukuran 26,5 mm ini digunakan untuk membantu proses pengukuran tekanan darah. Meskipun membawa mekanisme tersebut, bobot perangkat hanya sekitar 40 gram tanpa strap, sehingga masih tergolong ringan untuk sebuah smartwatch dengan fitur kesehatan seperti ini.

Tali jamnya juga menggunakan sistem Quick Release, jadi kamu tidak perlu repot ketika ingin menggantinya. Untuk ketahanan, Huawei memberikan sertifikasi IP68. Namun, jangan salah IP68 di sini bukan berarti jam ini aman dipakai berenang. Huawei secara jelas menyarankan untuk melepas perangkat saat berenang, mandi air panas, sauna, menyelam, atau berada di lingkungan dengan tekanan air tinggi.

Layar Huawei Watch D2

Salah satu peningkatan yang paling terasa adalah sektor layar. Huawei Watch D2 menggunakan panel AMOLED berukuran 1,82 inci dengan resolusi 480 x 408 piksel dan kerapatan 347 PPI. Ukuran tersebut cukup luas untuk sebuah smartwatch, terutama ketika kamu harus membaca grafik kesehatan, notifikasi, atau informasi olahraga.

Kecerahan maksimalnya juga mencapai 1.500 nit. Angka ini membuat layar tetap mudah dilihat ketika digunakan di luar ruangan pada kondisi terang. Ditambah dukungan Always-On Display (AOD) dan pilihan watch face yang bisa dipersonalisasi, tampilannya tidak terasa seperti perangkat medis yang kaku. Kamu tetap bisa membuat tampilannya sesuai gaya sehari-hari.

Baterai Huawei Watch D2

Untuk penggunaan normal, Huawei mengklaim Watch D2 mampu bertahan hingga 6 hari dalam sekali pengisian daya. Angka tersebut tentu bukan berarti semua orang akan mendapatkan enam hari secara konsisten, karena daya tahan sangat dipengaruhi oleh fitur yang aktif, frekuensi olahraga, notifikasi, panggilan Bluetooth, serta kebiasaan penggunaan.

Ketika fitur ABPM digunakan, daya tahannya turun menjadi hingga 1 hari. Ini cukup masuk akal karena perangkat harus melakukan pengukuran tekanan darah secara berkala. Dalam pengujian Huawei, ABPM berjalan dengan interval 15 menit. Jadi, kalau kamu sedang menjalankan pemantauan tekanan darah 24 jam, sebaiknya memang menyiapkan waktu untuk mengisi daya setelah program selesai. Pengisiannya sendiri menggunakan dudukan wireless charging yang tersedia di dalam kotak.

Fitur Huawei Watch D2

Fitur kesehatan menjadi alasan utama kenapa Huawei Watch D2 menarik. Salah satu yang paling menonjol adalah ABPM, yaitu pemantauan tekanan darah secara berkala selama 24 jam. Teknologi ini menggunakan metode osilometri, sensor tekanan berpresisi tinggi, serta kantong udara yang terintegrasi pada strap. Hasil pengukuran dapat membantu kamu melihat pola tekanan darah pada siang maupun malam hari.

Watch D2 juga memiliki aplikasi ECG/EKG yang memungkinkan pengukuran dengan menyentuh elektroda di bagian samping perangkat selama sekitar 30 detik. Ada pula Pulse Wave Arrhythmia Analysis yang menggunakan sensor PPG untuk memberikan peringatan terkait kemungkinan gangguan irama jantung, termasuk indikasi A-fib.

Fitur Health Glance juga menarik karena memungkinkan kamu melihat sejumlah indikator kesehatan dalam satu laporan. Jumlah indikator dapat berbeda berdasarkan wilayah dan versi layanan, halaman Huawei Global menyebut hingga 10 indikator, sedangkan halaman Huawei Indonesia saat ini menyebut 9 indikator.

Untuk aktivitas harian, Watch D2 mendukung lebih dari 80 mode olahraga, pemantauan tidur, SpO₂, detak jantung, stres, suhu kulit, serta pemantauan pernapasan saat tidur. Ada juga GPS/GNSS untuk membantu pencatatan aktivitas olahraga di luar ruangan. Di sisi smartwatch, tersedia mikrofon dan speaker untuk panggilan Bluetooth. Kompatibilitasnya pun cukup luas karena dapat digunakan dengan perangkat Android maupun iOS.

Harga Huawei Watch D2

Untuk pasar Indonesia, harga resmi Huawei Watch D2 yang tercantum di toko resmi Huawei saat ini berada di angka Rp4.999.000 untuk varian Black dan Gold. Harga promo atau paket penjualan dapat berubah sewaktu-waktu, jadi angka tersebut sebaiknya dijadikan patokan, bukan harga mutlak di setiap periode.

Dengan harga tersebut, Watch D2 memang bukan smartwatch yang ditujukan untuk semua orang. Daya tarik utamanya ada pada fitur pemantauan tekanan darah, ABPM, ECG, serta rangkaian fitur kesehatan yang lebih serius dibanding smartwatch kebanyakan.

Spesifikasi Unggulan untuk Pemantauan Kesehatan Harian

Huawei Watch D2 menarik karena berhasil menggabungkan fungsi smartwatch dengan fitur pemantauan kesehatan yang cukup lengkap dalam bentuk yang relatif ringkas. Desainnya lebih modern, layar AMOLED 1,82 inci terasa nyaman dilihat, dan bobot sekitar 40 gram tanpa strap membuatnya tidak terlalu membebani pergelangan tangan.

Namun, fitur yang paling membedakannya tetap ABPM. Kemampuan memantau tekanan darah secara berkala selama 24 jam membuat Watch D2 punya karakter yang berbeda dari smartwatch biasa. Ditambah ECG, pemantauan tidur, SpO₂, detak jantung, stres, serta 80+ mode olahraga, perangkat ini memang lebih cocok untuk kamu yang menjadikan pemantauan kesehatan sebagai prioritas utama.

Kalau yang kamu cari adalah smartwatch untuk notifikasi dan olahraga ringan saja, fitur kesehatan Watch D2 mungkin terasa berlebihan. Tapi kalau kamu membutuhkan perangkat yang lebih serius untuk membantu memantau tekanan darah dan berbagai metrik tubuh sehari-hari, Huawei Watch D2 menawarkan kombinasi fitur yang cukup menarik. Yang penting, gunakan hasil pengukurannya sebagai bahan pemantauan dan referensi, bukan sebagai pengganti pemeriksaan medis profesional.

BACA SELENGKAPNYASEMBUNYIKAN DETAIL
Produk TerkaitLIHAT SEMUA